Jumat, 01 Juli 2011

Hidayah Itu Harus Dijemput, Bukan Ditunggu

Yang Bikin Postingan : Unknown di 20.34
Ada sebuah cerita tentang seorang atheis (tidak mempercayai adanya tuhan) yang berprofesi sebagai tukang servis komputer. Suatu saat salah seorang pelanggan yang terlihat taat beragama, diberikan sebuah pertanyaan yang sangat menggelitik. "Kalau Tuhan itu ada, mengapa banyak orang yang kelaparan, tapi diwaktu yang sama banyak rang yang diberikan harta melimpah. Mengapa di satu sisi orang yang taat beragama, namun banyak juga yang hidupnya bergelimang kemaksiatan?", Ucap tukang servis kepada pemuda tadi. Karena sang pemuda tidak mau memperpanjang masalah, akhirnya sang pemuda hanya diam saja. Namun setelah selesai komputer pemuda tersebut diperbaiki dan membayar uang servis, Pemuda itu pamit untuk pulang. Sesampainya dipintu keluar sang pemuda tidak jadi pergi malah membalikkan badan dan teringat dengan apa yang terjadi dengan komputer temannya yang tinggal disamping kamar kostnya, komputer temannya itu sudah lama rusak dan tidak pernah diperbaiki. Lalu iapun balik bertanya kepada tukang servis komputer tersebut. "Di dunia ini, tidak ada tukang servis komputer ya!", ucap pemuda itu serius. Sontak tukang servis tersebut tertawa dan berkata, "kamu ini melucu kok tidak lucu, bukankah saya tukang servis komputer, komputermu pun aku yang perbaiki". Lalu tanpa menunggu lama, pemuda tersebut berkata "Lalu mengapa komputer teman saya yang tinggal disamping kamar rusak dan tidak pernah normal seperti sedia kala". Tukang servis balik bertanya "pernah diperbaiki disini atau di tempat servis lainnya ?". Pemuda itu menjawab ,"Katanya sih tidak pernah". Lalu dengan sedikit nada keheranan tukang servis tersebut berkata "Ya, jelas saja, wong dia tidak berusaha untuk memperbaikinya, masa kamu meragukan kehebatanku dalam memperbaiki komputer yang telah rusak?". Seakan mendapatkan jawaban yang di harapkan, pemuda itu pun tersenyum dan langsung menjelaskan. "Tepat, begitu pula dengan Allah. Tuhan Yang Maha Esa, bukan Allah yang tidak ada atau tidak adil membiarkan mahlukNya berada dalam kesengsaraan atau jauh dariNya. Namun yang jadi permasalahan adalah mahluknya yang tidak mau mendekatiNya dan menjemput hidayah dariNya. Allah yang Maha pengasih dan Maha Penerima taubat selalu menanti dengan sabar taubat mahluk-mahlukNya, yang mau memperbaiki diri dan menjalankan segala perintahNya. Dialah yang memberikan ketentraman dan Kebahagiaan yang tiada terkira. Saat kita mendekatiNya sehasta, Dia mendekati kita sedepa. Saat kita mendekatiNya sedepa, Dia mendekati kita sejengkal. Saat kita mendekatiNya dengan berjalan, Dia mendekati kita dengan berlari".

Jemputlah hidayah itu biarpun harus mengorbankan segala yang kita miliki. Karena disanalah letak kesuksesan sejati. Sukses karena kita telah mengenal siapa diri ini. Siapa Tuhan yang harus disembah, dan untuk apa hidup di dunia yang hanya sekali dan tidak ada siaran tunda ini.

Setelah itu, istiqomahlah!!! pegang teguhlah keyakinan itu dan jangan mau ditukar dengan apapun kendatipun dengan perhiasan setinggi gunung, karena keistiqomahan itulah yang akan mengantarkan kita masuk kedalam JannahNya.

Sumber :
Salah satu kutipan favorit dari buku JANGAN KULIAH !! kalau gak sukses hal 24 - 26.

Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepada kamu dan (juga) orang yang telah tobat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan (Q.S.Hud : 112)

0 komentar:

Posting Komentar

 

Burung Pipit Berkicau